Rapat Koordinasi Jaksa Mitra Desa

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul menggelar rapat koordinasi jaksa mitra desa bersama puluhan kepala desa di Aula kantor Kejaksaan Negri Bantul, Senin (24/9/2018) pagi.

Rapat koordinasi ini menindaklanjuti adanya penandatanganan nota kesepahaman (MoU), antara kejaksaan Negeri dan Pemerintah Kabupaten Bantul dalam mengawal pembangunan desa.

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bantul, Zuhandi, didampingi oleh Kepala Inspektorat Bantul, Hermawan Setiaji dan Staf Ahli Bagian Administrasi Pemdes Kabupaten Bantul, Supriyanto.

Kepala Kejaksaan Negeri Bantul, Zuhandi, mengatakan menindak lanjuti adanya nota kesepahaman dengan Pemerintah Bantul itu, Kejaksaan Bantul membentuk jaksa mitra desa.

Jaksa mitra desa ini terdiri dari empat jaksa.

Keempat jaksa ini bertugas sebagai koordinator di tingkat kejaksaan yang akan mendampingi pemerintah desa dalam menyusun pelaksanaan anggaran dana desa.

"Ada 17 desa dari yang dipilih dan telah ditetapkan sebagai mitra kejaksaan.  Dari 17 desa itu kita bentuk empat koordinator tingkat jaksa. Keempat jaksa ini nantinya menjadi tim yang akan bertugas untuk mengkoordinir dan menjadi tempat sharing maupun diskusi ditingkat desa-desa," katanya,

Zuhandi menjelaskan, satu jaksa sebagai koordinator, nantinya akan membina sedikitnya empat sampai lima desa.

Ia berharap, setelah dibentuk jaksa mitra desa, dalam waktu dekat, pemerintah desa bisa segera ikut melibatkan jaksa dalam musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes) maupun penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Desa (RAPBDes).

"Harapa kami juga, jaksa sebagai mitra desa ini bukan hanya fokus kepada pelaksanaan kegiaatan dana desa. Tetapi saya ingin kegiatan desa yang bisa memanfaat kita sebagai tempat sharing atau tempat untuk diskusi bisa dilibatkan. Semisal pembangunan lain, seperti dana aspirasi maupun pemecahan aset desa, kita bisa turut dilibatkan," ungkap dia.