Tegas! Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Istimewa Yogyakarta (DlY) melakukan penyitaan aset terhadap PT Purbalaksana Jaya Mandiri. Perusahaan distributor minyak goreng yang beralamat di Bantul ini terbukti melakukan penggelapan pajak.
Selain uang tunai sekitar Rp12 miliar, Kejaksaan juga menyita mata uang asing. Meliputi uang kertas 1.000 Yen sebesar 11 lembar, uang kertas pecahan 10.000 Yen sebanyak 17 lembar, uang kertas 500 dolar Hong Kong sebanyak 18 lembar. Kemudian uang kertas pecahan 1.000 dolar Hong Kong sebanyak 3 lembar, uang kertas 100 dolar Hong Kong sebanyak 3 lembar, uang kertas 20 dolar Hong Kong sebanyak satu lembar.
Selain itu uang kertas 1.000 Won sebanyak 1 lembar, uang kertas 100 Swiss sebanyak 3 lembar, dan uang kertas 200 Swiss sebanyak 1 lembar, sebagai informasi, Pajak yang laporannya dipalsukan oleh PT Purbalaksana Jaya Mandiri mencapai Rp 46.782.765.900. Perusahaan itu pun dikenai denda dua kali lipat sehingga total pajak yang harus dibayarkan mencapai Rp 93.565.531.836.
(repost : Jaksapedia)